Pengertian
Cetak
Mencetak yaitu suatu proses memperbanyak salinan dari original
yang sama atau dengan kata lain proses memperbanyak suatu cetakan dari acuan
cetak dengan member tinta dan dialihkan ke permukaan bahan cetak (kertas)
dengan bantuan tekanan. Adapun perlengkapan dan bahan dasar dalam teknik cetak
, yaitu :
- Pelat
Pelat, adalah acuan cetak dimana gambar yang akan di
cetak diletakan, merupakan lembaran aluminium yang di beri lapisan peka cahaya,
ketika di sinari, bagian kena cahaya akan mengeras positif dan negative
sebaliknya.
- Blanket
Blanket adalah Kain karet yang berfungsi untuk
memindahkan gambar/ teks dari pelat ke kertas melalui tekanan.
- Tinta
Tinta adalah zat pewarna yang berfungsi untuk membuat
image dalam bidang cetak. Dalam teknik cetak warna yang digunakan sebagai warna
dasar adalah merah, biru, kuning, dan hitam.
- Kertas
Kertas adalah material utama dalam cetak , ia tidak stabil dan dapat
berubah karena banyak factor.
Proses pembuatan produk di suatu
perusahaan percetakan sangat mengutamakan adanya kualitas , karena produk yang dihasilkan akan dinikmati oleh manusia. Dengan
demikian produk yang dihasilkan harus benar-benar bermutu bagus dan membutuhkan penelitian dan analisa yang sangat teliti dan hati-hati.
Sejarah Mesin Cetak
Lazim Johann Gutenberg dianggap
penemu mesin cetak. Apa yang sebetulnya dia lakukan adalah mengembangkan metode
pertama penggunaan huruf cetak yang bergerak dan mesin cetak dalam bentuk
begitu rupa sehingga pelbagai macam materi tulisan dapat dicetak dengan cepat
dan tepat.
Tak ada penemuan yang terlompat dari
pemikiran seseorang, tidak juga mesin cetak. Segel dan bulatan segel yang
pengerjaannya menganut prinsip serupa dengan cetak blok sudah dikenal di Cina
berabad-abad sebelum Gutenberg lahir dan suatu bukti menunjukkan bahwa di tahun
868 M sebuah buku cetakan sudah ditemukan orang di Cina. Proses serupa juga
sudah dikenal orang di Eropa sebelum Gutenberg. Cetak blok memungkinkan pencetakan
banyak eksemplar buku tertentu. Proses ini punya satu kelemahan: karena satu
set baru serta komplit dari cukilan kayu atau logam harus dibuat untuk sebuah
buku, dengan sendirinya tidaklah praktis untuk mencetak berbagai macam buku.
Sering disebut orang sumbangan
terpenting Gutenberg adalah penemuannya di bidang huruf cetak yang bisa
bergerak. Dalam perkara ini pun hal serupa sudah diketemukan di Cina sekitar
pertengahan abad ke-11 M oleh seorang bernama Pi Sheng. Huruf-huruf cetak
aslinya terbuat dari semacam tanah yang tidak bisa tahan lama. Sementara itu
beberapa orang Cina dan Korea sudah melakukan serentetan penyempurnaan dan
berhasil baik sebelum Gutenberg. Orang-orang Korea menggunakan huruf cetak
metal, dan pemerintah Korea membantu sebuah pabrik peleburan untuk memproduksi
huruf cetak di awal abad ke-15 M. Lepas dari semua ini, keliru juga jika
menganggap Pi Sheng seorang yang punya pengaruh spesial. Pada tingkat pertama,
Eropa tidak belajar huruf cetak bergerak dari Cina melainkan atas kreasinya
sendiri. Kedua, mencetak dengan cara huruf cetak bergerak belum pernah
digunakan secara umum di Cina sendiri sampai baru-baru ini saja tatkala
prosedur percetakan modern mereka pelajari dari Barat.
Ada empat komponen esensial cara
percetakan modern. Pertama, huruf cetak yang bergerak, berikut beberapa
prosedur penyetelan dan peletakan huruf-huruf yang mapan. Kedua, mesin cetak
itu sendiri. Ketiga, tinta yang serasi untuk menghasilkan cetakan. Keempat,
bahan semisal kertas untuk mencetaknya. Kertas telah diketemukan di Cina
bertahun sebelum mesin cetak oleh Ts'ai Lun dan penggunaannya telah tersebar
luas di Eropa sebelum jaman Gutenberg. Itulah unsur satu-satunya dari proses
cetak Gutenberg yang sudah siap jadi. Meskipun orang lain pernah melakukan
macam-macam pekerjaan terhadap tiap-tiap komponen itu, namun Gutenberg telah
berhasil melakukan macam-macam penyempurnaan. Misalnya, dia mengembangkan metal
logam campuran untuk huruf cetak; menuangkan cairan logam untuk huruf cetak
blok secara tepat dan teliti; minyak tinta cetak serta alat penekan yang
diperlukan untuk mencetak.

Model Mesin Cetak Gutenberg
Tetapi, sumbangan pikiran Gutenberg
secara keseluruhan lebih besar dari siapa pun juga dalam hal penyempurnaan
mesin cetak. Arti pentingnya terutama terletak pada keberhasilannya
menggabungkan semua unsur mesin cetak menjadi suatu sistem yang efektif dan
produktif. Karena itu mesin cetak, berbeda dengan penemuan-penemuan lain
sebelumnya, merupakan proses produksi besar-besaran yang utama. Sepucuk bedil
dengan sendirinya jauh lebih efektif ketimbang sebuah busur dan anak panah.
Sebuah buku hasil cetakan tak banyak beda dengan sebuah buku hasil tulisan
tangan. Kelebihan mesin cetak dengan demikian terletak pada segi produksi
besar-besarannya. Apa yang telah dikembangkan oleh Gutenberg bukanlah sebesar
sebuah alat atau penemuan akal, dan bukan sekadar serentetan penyempurnaan,
melainkan suatu proses produksi lengkap.
Perbendaharaan biografis kita
mengenai diri Gutenberg langka sekali, kita hanya tahu dia lahir di Jerman
sekitar tahun 1400 M di kota Mainz. Sumbangannya terhadap seni cetak-mencetak
terjadi pada pertengahan abad dan pekerjaan terbagusnya --apa yang disebut
Injil Gutenberg-- dicetak di Mainz sekitar tahun 1454 M. Anehnya, nama
Gutenberg tak pernah tercantum dalam buku mana pun, tidak juga dalam Injil
Gutenberg, walaupun jelas dia sendiri yang cetak dengan alat penemuannya.
Gutenberg tidak pernah tampak
sebagai seorang usahawan; benar-benar dia tidak punya keinginan dapat uang dari
hasil penemuannya. Dia sering terlibat dengan dakwaan pengadilan yang
mengakibatkan keharusan baginya membayar tebusan dalam bentuk alat-alat
perlengkapannya kepada temannya bernama Johann Fust. Gutenberg wafat tahun 1468
di kota Mainz.
Salah satu pengaruh Gutenberg dalam
sejarah dunia dapat mendatangkan keuntungan jika kita hubungkan dengan
perkembangan di Cina dan Eropa di masa-masa berikutnya. Pada saat Gutenberg
lahir, kedua daerah itu hampir sama majunya. Tetapi sesudah Gutenberg menemukan
mesin cetak Eropa melesat maju dengan cepatnya, sedangkan Cina --yang masih
menggunakan cetak blok-- perkembangannya agak lambat. Mungkin berlebihan jika
kita bilang perkembangan percetakan satu-satunya faktor yang jadi penyebab
perbedaan tingkat kemajuan, tetapi penemuan itu jelas punya arti penting yang
tidak bisa disingkirkan.
Juga penting dicatat jika hanya tiga
orang dalam daftar buku ini hidup di masa lima abad sebelum Gutenberg sedangkan
enam puluh tujuh hidup di masa lima abad sesudah wafatnya Gutenberg. Ini
menunjukkan betapa penemuan Gutenberg amat berarti --bahkan bisa disebut suatu
penemuan penting-- dalam kaitan penarikan pelatuk revolusi kemajuan jaman
modern.
Alexander Graham Bell bahkan boleh
saja tidak lahir ke dunia tetapi telepon tetap diketemukan pada saat yang sama
dalam sejarah. Begitu juga bisa diambil contoh penemuan-penemuan lain, tanpa
Gutenberg, penemuan alat cetak modern akan tertunda beberapa generasi, dan
diukur dari hebatnya pengaruh yang ditimbulkannya, tak salah lagi Gutenberg
dapat kehormatan tercantum dalam daftar urutan buku ini.
Mesin Cetak Ryobi
Pada umumnya mesin cetak untuk koran,
buku atau majalah di bagi menjadi 2 tipe mesin nya, yaitu sheet press dan web
press, yang membedakan adalah jenis pemakaian kertas nya saja, jika pada sheet
press kertas sudah terpotong dalam bentuk lembaran yang disusun yang kemudian
akan diproses untuk dicetak, sedang pada web press kertas masih dalam bentuk
rol atau gulungan besar dimana proses pemotongan hasil pencetakan ada di akhir
cetakan melalui pisau potong yang ada di mesin tersebut.
Sedang untuk proses mencetaknya kurang lebih sama, sebelum proses mencetak dimulai, biasanya terlebih dahulu dibuat pembuatan pelat (seperti lembaran seng) yang berfungsi sebagai citra atau image yang nantinya akan dicetak/dikonversikan ke media kertas. Pelat yang sudah di buat tersebut nantinya dimasukkan kedalam mesin cetak yang akan digunakan, banyak nya pelat tergantung dari hasil warna yang diinginkan, biasanya warna yang digunakan adalah cyan, magenta, yellow, black. Pada jenis mesin sheet khususnya mesin RYOBI 920 susunan warna di susun dengan susunan black, cyan, magenta, yellow.
Sedang untuk proses mencetaknya kurang lebih sama, sebelum proses mencetak dimulai, biasanya terlebih dahulu dibuat pembuatan pelat (seperti lembaran seng) yang berfungsi sebagai citra atau image yang nantinya akan dicetak/dikonversikan ke media kertas. Pelat yang sudah di buat tersebut nantinya dimasukkan kedalam mesin cetak yang akan digunakan, banyak nya pelat tergantung dari hasil warna yang diinginkan, biasanya warna yang digunakan adalah cyan, magenta, yellow, black. Pada jenis mesin sheet khususnya mesin RYOBI 920 susunan warna di susun dengan susunan black, cyan, magenta, yellow.
Mesin cetak ryobi 920 offset press
adalah mesin cetak jenis sheet press yang mempunyai 4 unit printing atau 1
warna tiap unitnya. Bagian utama mesin ini terdiri dari feeder, printing unit,
inking unit, dampening unit dan delivery. Dimana bagian-bagina tersebut
mempunyai fungsi sebagai berikut :

Mesin cetak ryobi
a. Feeder
unit: tempat dimana untuk meletakan kertas dan
pada sisi inilah tahap persiapan awal dimulai, kertas disusun atau dimasukkan
pada bagian feeder dan di letakan pada meja pile feeder
b. Inking
unit : disinilah tinta berada, tepatnya tinta diletakan pada bak tinta. Unit
penintaan juga merupakan serangkaian peralatan dan rol-rol penintaan untuk
proses penintaan pada silinder pelat kemudian di transfer ke silinder blangket,
selanjutnya ke media berupa kertas, system penintaan yang di pakai yaitu system
continuous.
c. Dempening
unit :.sebagai system pengairan yang gunanya untuk membasahi pelat cetak secara
merata dan tipis, yang nantinya pada waktu proses pencetakan atau terjadi
proses tolak menolak antara air dan tinta.
d. Printing
unit : Setelah kertas ter isi pada bagian feeder maka dengan otomatis kertas
akan bergerak maju ke bagian printing unit, disini kertas akan di cetak, pada
bagian ini terisi tinta yang akan di gunakan untuk mencetak dimana tinta akan
ditransfer melalui roll-roll penghantar yang nanti nya akan menyentuh pelat
(lembaran seng) sehingga citra atau image akan di teruskan ke media blanket
lalu dicetak ke media kertas. Printing unit ini bisa lebih dari 1 tergantung
kebutuhan/ warna yg di inginkan. “1 printing unit = 1 warna “.
e. Delivery
: Bagian mesin yang gunanya sebagai pengantar kertas.
Dibagian ini merupakan tempat hasil akhir dari cetakan, pada sheet press
kertas disusun secara otomatis oleh mesin, sedang pada web press sebelum
disusun kertas dipotong melalui pisau perforasi. Setelah kertas tercetak kertas
akan jatuh dan langsung di tampung pada meja file delivery.
Ukuran kertas yang dapat di cetak pada
mesin ryobi maksimal berukuran 92 cm x 62 cm dan minimal berukuran 40 cm x 29
cm, mesin cetak ryobi mempunyai kecepatan cetak hingga 13000 lembar/jam. Mesin
cetak ryobi terdiri dari 4 silinder impression dan juga memiliki 4 silinder
transfer yang saling berhubungan satu persatu dengan tiap unitnya. Pada setiap
unit printing memiliki 17 roll penghantar, yaitu roll tinta dan air.

susunan roll

Bentuk-bentuk roll yang di gunakan.